Pesonanusa, Jakarta | Hiruk pikuk kota Jakarta tak lekang oleh waktu, Kota yang dijuluki sebagai kota metropolitan ini bagaikan kota yang tak pernah tidur. Aneka kuliner dari berbagai daerah pasti ada di ibukota Indonesia ini, salah satunya ialah jajanan khas Betawi yaitu Uli Bakar.

Makanan khas yang terbuat dari ketan ini, dipadu dengan serundeng kelapa yang gurih dan ditambah dengan taburan gula pasir menambah nikmat cita rasanya.

Ketan Uli bakar

Sebuah kios gerobak kecil terletak disudut pertokoan jalan Raya pasar Minggu tak jauh dari lampu merah pertigaan pasar Minggu, disitulah penjual Ketan Uli Bakar milik Oman. Oman adalah generasi kedua, Ia meneruskan usaha orangtuanya yang sudah almarhum.

Ujang yang dipercayakan Oman sebagai penjual Uli bakar, dibilangan pertokoan pasar Minggu mengatakan, ” sekarang saat ini saya yang jualan, kita rolling perdua bulan dagangnya, Ujar Ujang. Tidak hanya menjual Ketan Uli bakar, menu yang ditawarkan ada telor setengah matang, mie rebus, ada juga wedang jahe dan aneka minuman hangat lainnya sebagai pendamping Uli bakar.

Ujang saat melayani pembeli

Uli bakar jalan Raya Pasar Minggu (samping Ramayana PS Minggu) sudah ada sejak tahun ’80an. Pelanggan yang datang kesana kebanyakan dari para pengunjung yang hendak berbelanja sayur mayur yang memang sudah turun sejak jam 22 : 00 WIB, namun banyak juga orang yang sengaja datang ke kios Uli bakar itu hanya karena ingin menikmati jajanan khas Betawi tersebut. Kuliner ini buka dagangnya dari pukul 21 : 00 hingga 07 : 00 pagi.

Buat penggemar kuliner Malam, bila berkesempatan melewati jalan Raya pasar Minggu, tak ada salahnya bila menyempatkan diri untuk mencoba kuliner satu ini, dengan harga 3000 rupiah perpotong anda sudah dapat menikmatinya, cukup murah bukan…!