Pesonanusa, Lombok | Bukit Merese atau warga setempat menyebutnya Merisik yang artinya bukit gundul. Disebut gundul karena tidak ditemui pepohonan di atasnya, hanya satu buah pohon di ujung barat bukit yang oleh para pengunjung sering disebut Pohon Galau.

Bukit Merese terletak di wilayah Lombok bagian selatan dan masih satu kawasan dengan Pantai Tanjung Aan di wilayah Kuta Lombok.

Dari Kota Mataram berjarak sekitar dua jam perjalanan sedangkan dari Bandara Internasional Lombok hanya berjarak sekitar 45 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.

Menaiki bukit ini cukup mudah, dari tempat parkir kendaraan kamu tinggal jalan kaki sekitar sepuluh menit untuk sampai ke atas. Bagian atas bukit sangat luas dan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian. Masing-masing bagian menawarkan view yang berbeda-beda.

Moment?

Dari Bukit Merese kamu juga bisa melihat dua moment spesial yaitu saat matahari terbit dan terbenam. Di jalan setapak saat mulai menaiki bukit kamu akan melihat papan penunjuk arah yang akan mengarahkan kamu jika ingin melihat sunset atau sunrise.

Bagi kamu yang bermalam di wilayah Kuta Lombok, coba saja untuk ke Bukit Merese dan rasakan terpaan sinar matahari pagi dengan kehangatan yang lembut berpadu dengan aroma rumput hijau yang sudah diterpa embun pagi.

Tips Agar Liburanmu MaksimalBagi kamu yang tidak menginap di Kuta dan memulai perjalanan dari kota atau bandara cobalah menghabiskan waktumu terlebih dahulu di Pantai Kuta, Pantai Seger ataupun Pantai Tanjung Aan. Di penghujung sore mulailah menaiki bukit ini dan menikmati matahari yang perlahan-lahan mulai tenggelam. Menjelang sunset juga kamu akan menemukan kerbau-kerbau yang pulang kandang setelah seharian mencari makanan di penghujung bukit ini.Bawalah minuman secukupnya sebelum menanjak ke Bukit Merese Jika punya banyak waktu, jangan lupa untuk mengunjungi Tanjung Bongo, sebuah pantai rahasia, tepatnya di balik bukit sebelah kanan, kamu tinggal menyusuri tebing yang tidak terlalu curam. Setelah itu kamu akan menemukan sebuah pantai yang airnya jernih bak air kolam.

Pemandangan ini akan menambah eksotisme perjalananmu. Bayangkan saja, sunset di ufuk barat dengan langit yang berwarna senja, hijaunya rerumputan Bukit Merese, garis pantai pasir putih Tanjung Aan dan birunya air laut Lombok bagian selatan, Pantai Tanjung Bongo yang tersembunyi ditambah lagi dengan kerbau yang berbaris rapi melintasi bukit ini, tentu akan membuat perjalananmu menjadi lebih berkesan.

Jarang-jarang kamu bisa menemukan keindahan dan moment yang berpadu seperti ini.

Selain keindahan panorama alamnya, bukit ini juga sangat bagus untuk mengabadikan moment perjalananmu dalam kamera.

Tidak hanya foto narsis, beberapa pasangan yang sedang dimabuk cinta pun memilih bukit ini sebagai lokasi pemotretan foto prewedding mereka.

Bukit ini indah dan selamanya akan tetap indah jika kita menjaganya. Buat kalian yang jalan-jalan kesini jangan lupa untuk tidak membuang sampah sembarangan ya. Bawalah kembali sampah kalian turun karena di atas tidak ada tempat sampah. Traveler yang baik itu adalah yang menikmati alam dengan penuh tanggung jawab.