Pesonanusa, Bogor | jalan raya puncak Bogor, dikenal dengan panorama keindahan dan sebagai kota yang menawarkan kesejukan. Di daerah Rindu Alam Puncak terdapat sebuah kedai sederhana sate Maranggi Putra Bungsu.

Dikabarkan sejak 20 tahunan lalu, Sate ini dijajaki oleh seorang putra Cianjur bernama Nunung. Diusianya yang sudah menginjak 60 tahun, Abah (sebutan Nunung) mulai mewariskan Sate Maranggi khas Cianjur Jawa Barat ini Ivan putra keduanya.

Ivan sebagai pewaris penjual sate Maranggi khas dari Cianjur ini mengaku telah berjualan sejak lebih kurang dua tahun lamanya sejak sang ayah sudah tidak lagi meneruskan usaha tersebut. Menurut pengakuannya, dalam satu hari ia bisa menghabiskan hingga 1000 tusuk sate Maranggi dalam sehari.

Yang menjadi keunggulan sate ini dikatakan Ivan bahan sate terbuat dari daging sapi dan ada campuran lemak sandung lamur. Khas yang berbeda dan terasa nikmat di lidah layaknya seperti rasa dendeng sapi.

Sate yang dihasilkan mempunyai rasa gurih, empuk dan tentunya sangat lezat. Sate ini disajikan bersama dengan sambal oncom khas dari Cianjur tentunya, dimakan dengan ketan bakar atau nasi timbal membuat cita rasa sate maranggi lebih nendang untuk dinikmati.

“Resep satenya dari ayah saya, dan lima saudara saya juga berjualan sate Maranggi khas Cianjur, “ucapnya saat ditemui di puncak pas, Cipanas Bogor Jawa Barat, Kamis (21/11/2019).

Bagi yang sedang melintasi jalan raya puncak Bogor, jangan lupa singgah untuk menikmati sajian yang lezat satu ini! Rugi dech bila tidak mau mencobanya… Dengan tarif seporsinya 30 ribu hingga 50 ribu untuk sepuluh tusuk sate, dan 3000 untuk ketan bakar, 3000 untuk nasi timbal, tidaklah mahal bila dibandingkan dengan rasa yang akan didapat.[]